體育專欄
Pemain tenis peringkat dunia ke-68 asal Ukraina Oleksandra Oliynykova menuduh Asosiasi Tenis Wanita (WTA) mengancam denda puluhan ribu dolar dan pencabutan hak bermain karena kritiknya terhadap pemain Rusia dan Belarus. Dia menekankan bahwa dirinya adalah korban perang dan mengekspresikan ketidakpuasan terhadap penanganan WTA, serta secara khusus mengkritik Aryna Sabalenka dari Belarus yang peringkatnya nomor 1 dunia.

Pemain tenis Ukraina Oleksandra Oliynykova baru-baru ini secara terbuka menuduh Asosiasi Tenis Wanita (WTA) mengancam denda puluhan ribu dolar dan pencabutan hak bermain karena kritiknya yang dilakukan di depan umum terhadap pemain Rusia dan Belarus, memicu kontroversi besar.
Oliynykova saat ini berada di peringkat dunia ke-68 dan merupakan salah satu pemain tenis wanita dengan peringkat tertinggi dari Ukraina. Dia menekankan bahwa dirinya adalah korban langsung dari perang ini, dengan rumah dan keluarga yang sangat terdampak, dan oleh karena itu sangat tidak puas dengan upaya WTA untuk membatasi kebebasan berbicara miliknya. Dia berpendapat bahwa pemain memiliki hak untuk mengekspresikan posisi mereka terhadap perang, terutama ketika negara mereka sedang mengalami invasi, dan suara-suara ini tidak seharusnya dibungkam.
Dalam kritiknya, Oliynykova secara khusus menyebut Aryna Sabalenka dari Belarus yang peringkatnya nomor 1 dunia, mempertanyakan sikap diam sebagian pemain Rusia dan Belarus terhadap masalah perang, yang memicu diskusi luas tentang hak atlet untuk berbicara dalam isu-isu politik.
WTA saat ini belum memberikan respons resmi terhadap kontroversi ini, namun dilaporkan bahwa organisasi tersebut telah mengirimkan peringatan resmi kepada Oliynykova, bahwa jika dia melanjutkan pernyataan di depan umum mengenai pemain Rusia dan Belarus, dia akan menghadapi hukuman finansial dan konsekuensi serius terkait hak bermain di pertandingan.
Kasus ini juga menarik perhatian kembali tentang bagaimana olahraga profesional setelah perang Ukraina-Rusia terjadi mencoba menyeimbangkan kebebasan berbicara atlet dengan sensitivitas politik. Kelompok pemain Ukraina selama ini mendesak pembatasan partisipasi pemain Rusia dan Belarus dalam acara internasional, dengan alasan bahwa atlet dari negara-negara tersebut seharusnya tidak diizinkan berpartisipasi secara normal dalam pertandingan selama perang terus berlangsung.
Loading…

體育專欄
Patrick Mouratoglou says Jannik Sinner’s mindset is a weak link compared to Carlos Alcaraz教練Patrick Mouratoglou指出,Jannik Sinner的心態是相較Carlos Alcaraz的弱點。Sinner目前在Alcaraz因腕傷退出法網後,形勢大好,首度問鼎羅蘭加洛斯並完成生涯大滿貫的機會近在眼前。然而Mouratoglou認為,心態環節仍是Sinner與Alcaraz之間的關鍵差距。
5月8日

體育專欄
Jannik Sinner’s game‑changer: The single skill separating him from the pack義大利公開賽頭號種子辛納力求延續火熱手感,近期已締造連續五座 ATP 大師賽冠軍的壯舉,最新一座於馬德里取得。這位世界頂尖好手本賽季狀態驚人,能否在羅馬主場再下一城,值得關注。
5月8日